Breaking

Pemkab Solok Luncurkan SPKPD Berbasis Teknologi Informasi untuk Kawal Program Pembangunan Daerah

RE
Kamis, 17 September 2026
Pemkab Solok Luncurkan SPKPD Berbasis Teknologi Informasi untuk Kawal Program Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Solok meluncurkan Sistem Pengendalian Kinerja Pembangunan Daerah (SPKPD) berbasis teknologi informasi di Arosuka.

AROSUKA — Pemerintah Kabupaten Solok memperkuat pengendalian pelaksanaan pembangunan daerah lewat penerapan Sistem Pengendalian Kinerja Pembangunan Daerah (SPKPD) berbasis teknologi informasi. Sistem ini dirancang agar program dan kegiatan perangkat daerah bisa dipantau sekaligus dievaluasi secara terukur.

Wakil Bupati Solok Candra menegaskan pengendalian kinerja menjadi kunci agar setiap kegiatan tidak berhenti di tahap perencanaan. Menurut dia, pembangunan daerah butuh evaluasi konsisten supaya perkembangan tiap program terbaca jelas.

"Melalui sistem pengendalian kinerja ini, kita berharap seluruh perangkat daerah dapat menjalankan program dan kegiatan secara lebih terukur, transparan, serta sesuai dengan target yang telah ditetapkan," kata Candra di Arosuka, Rabu.

SPKPD Bukan Sekadar Sistem Administrasi

Candra menekankan SPKPD tidak dimaksudkan sebagai perangkat administrasi belaka. Sistem ini diposisikan sebagai instrumen bagi perangkat daerah untuk memastikan program yang berjalan memberi hasil nyata bagi masyarakat.

Pemkab Solok menargetkan penerapan sistem tersebut memperkuat akuntabilitas kinerja dan pengendalian pelaksanaan pembangunan daerah. Informasi soal capaian target tiap kegiatan diharapkan lebih terarah karena terhimpun dalam satu sistem terintegrasi.

Perkuat Koordinasi OPD dan Kecamatan

Kepala Administrasi Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Afry Yanto menyebut penerapan SPKPD sebagai bagian dari penguatan mekanisme pengendalian pembangunan di lingkungan pemerintah daerah.

"Sistem ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi perangkat daerah, terutama dalam penyampaian informasi terkait progres pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan," ujarnya.

Menurut Afry, keberadaan sistem itu juga mendukung proses pemantauan dan evaluasi pembangunan. Informasi perkembangan kegiatan dapat dihimpun secara lebih efektif dan efisien.

SPKPD diluncurkan untuk digunakan perangkat daerah dan kecamatan dalam mendukung pengelolaan informasi terkait kinerja pembangunan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah bisa memiliki gambaran lebih terarah soal pelaksanaan program dan pencapaian target.

Afry berharap seluruh organisasi perangkat daerah dan kecamatan memiliki pemahaman sama dalam penerapan SPKPD. Dengan begitu, pengendalian pembangunan dapat dilakukan secara sistematis dan terukur.

Pemanfaatan Teknologi Informasi Jadi Materi Pelatihan

Narasumber kegiatan, Yendi Putra, menyampaikan materi mengenai pemanfaatan teknologi dan sistem informasi dalam mendukung pengelolaan serta pengendalian kinerja pembangunan daerah. Materi ini menyasar pemahaman teknis peserta dalam mengoperasikan sistem.

Peluncuran SPKPD diikuti kepala OPD atau perwakilan, camat se-Kabupaten Solok, dan peserta lainnya. Penerapan sistem ini menjadi langkah Pemkab Solok memperkuat pengendalian pembangunan di tingkat perangkat daerah dan kecamatan.

Sumber: sumbar.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua