Breaking

Padang Pariaman dan Pekanbaru Teken Kerja Sama Pengembangan Potensi Daerah, dari Pendidikan hingga Smart City

AL
Sabtu, 15 Agustus 2026
Padang Pariaman dan Pekanbaru Teken Kerja Sama Pengembangan Potensi Daerah, dari Pendidikan hingga Smart City
Penandatanganan kerja sama pengembangan potensi daerah antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Kota Pekanbaru disaksikan oleh pejabat kedua daerah.

PADANG PARIAMAN — Kerja sama ini tidak hanya berhenti pada urusan birokrasi. Kedua daerah sepakat memperluas kolaborasi pada bidang pembangunan dan pengembangan potensi daerah, termasuk pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan komoditas pangan strategis.

Penandatanganan kesepakatan tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari kedua daerah.

Ruang Lingkup Kerja Sama: dari UMKM hingga E-Government

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan antarpemerintah daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

”Pemkab Padang Pariaman dan Pemko Pekanbaru menjalin kerja sama tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah, bagaimana tata kelola pemerintahan,” ujar John Kenedy Azis.

Adapun sektor yang menjadi ruang lingkup kerja sama meliputi:

  • Pengembangan kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif
  • Penerapan konsep kota cerdas (smart city) dan pemerintahan berbasis elektronik (e-government)
  • Promosi koperasi, UMKM, industri, perdagangan, dan investasi
  • Penataan ruang, pembangunan infrastruktur perkotaan, serta penguatan ketahanan pangan

Pekanbaru Beberkan Strategi Naikkan PAD, Padang Pariaman Siap Menimba Ilmu

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya, salah satunya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut dia, peningkatan itu dilakukan melalui optimalisasi pajak daerah, digitalisasi pelayanan publik, serta penguatan sistem pengawasan untuk mencegah kebocoran penerimaan daerah.

”Prinsip dasarnya adalah memberikan kemudahan bagi wajib pajak agar proses administrasi tidak lagi dianggap sebagai beban yang rumit. Dengan mempermudah akses, masyarakat menjadi lebih kooperatif dalam menunaikan kewajiban perpajakannya,” ujar Agung.

Berkat strategi tersebut, Pekanbaru disebut telah menyelesaikan sejumlah utang lama dan memperbaiki kondisi fiskal daerah dari sebelumnya defisit menjadi surplus. Bahkan, kota itu kini kerap dijadikan contoh dalam tata kelola keuangan daerah.

Target ke Depan: Program Konkret, Bukan Sekadar Seremoni

John Kenedy Azis berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi dapat diimplementasikan dalam program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

”Harapannya, kerja sama kedua belah pihak ini dapat mengembangkan potensi daerah masing-masing dan meningkatkan pembangunan,” kata John Kenedy Azis.

Menurut dia, kolaborasi antardaerah menjadi sarana untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat kapasitas pemerintahan, sekaligus membuka peluang pengembangan potensi ekonomi dan pembangunan di masing-masing wilayah.

Sumber: minangkabaunews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua