Striker 19 Tahun Timnas Indonesia Mitchell Baker Cetak 5 Gol ke Bangladesh, Sebut Laga 9-2 Paling Gila di FIFA ASEAN Cup 2026
PADANG — Mitchell Baker tampil sebagai bintang kemenangan Indonesia atas Bangladesh dalam laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Lima golnya malam itu menggenapi drama panjang yang membuat Indonesia lolos ke final dengan keunggulan produktivitas gol atas Malaysia.
Kedua tim sama-sama mengumpulkan tujuh poin dan selisih gol plus tujuh. Indonesia berhak melaju ke final karena mencetak 11 gol, sementara Malaysia hanya sembilan gol.
Lima Gol Baker dan Drama Babak Kedua
Pada laga Kamis tersebut, Indonesia sudah unggul 6-1 saat jeda babak pertama. Kendali penuh Garuda di babak pertama berbanding terbalik dengan situasi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tempat Malaysia baru memimpin 2-0 atas Singapura.
Babak kedua berjalan tak sesuai skenario. Tim asuhan John Herdman dibuat frustrasi, sementara Malaysia menambah empat gol lagi untuk menang 6-0 atas Singapura. Indonesia sempat menghidupkan asa lewat gol ketujuh di menit-menit akhir, tetapi langsung kebobolan tak lama kemudian.
Situasi itu mengharuskan Indonesia mencetak dua gol tambahan untuk memuncaki klasemen grup. Kevin Diks dan Baker mewujudkannya.
"Ini Pertandingan Paling Gila yang Pernah Saya Mainkan"
Baker menyebut laga melawan Bangladesh sebagai pengalaman terberat sepanjang kariernya bersama Timnas Indonesia. Ia mengalihkan pujian kepada suporter yang dinilainya berperan besar menjaga semangat pemain.
"Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Tapi saya hanya ingin mengulang apa yang dikatakan coach. Para suporter luar biasa. Mereka membantu kami melewati pertandingan ini," kata Baker dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Kamis.
Striker 19 tahun itu menegaskan timnya belum boleh larut dalam euforia. Indonesia masih punya satu laga tersisa yang jauh lebih menentukan.
"Kami akan menikmati malam ini, tetapi kami masih memiliki final untuk dimainkan. Kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia," ujarnya.
Sembilan Gol dari Tujuh Penampilan Sejak Debut
Lima gol ke gawang Bangladesh menambah koleksi Baker menjadi sembilan gol dari tujuh penampilan bersama Timnas Indonesia sejak debutnya dua tahun lalu. Sebelumnya ia sudah mencetak empat gol untuk Garuda, seluruhnya terjadi di Piala AFF 2026.
Baker mengaku perannya sebagai striker tidak selalu diukur dari gol. Pada laga melawan Singapura (2-0), ia tidak mencetak gol tetapi menjalankan tugas yang diberikan pelatih.
"Pada pertandingan melawan Singapura (2-0), saya tidak mencetak gol, tetapi saya menjalankan peran saya. Pada gol pertama, saya melakukan pergerakan ke tiang dekat. Anda melakukan hal-hal seperti itu dan membuka ruang bagi pemain lain," kata Baker.
Final Melawan Thailand di SUGBK
Di partai puncak, Indonesia berhadapan dengan Thailand yang sudah dipastikan menjadi juara Grup B meski belum memainkan laga terakhirnya. Laga final dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.
Bagi Baker, final nanti menjadi kesempatan pertama Indonesia merebut trofi di ajang ini. Dua kali ia mencetak lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan untuk Indonesia, dan lima gol ke gawang Bangladesh menjadi yang terbesar sejauh ini.