Breaking

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Pastikan Tindak Tegas Anggota TNI AD yang Jadikan Rumah Dinas Markas Judi Online

RE
Kamis, 08 Oktober 2026
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Pastikan Tindak Tegas Anggota TNI AD yang Jadikan Rumah Dinas Markas Judi Online

JAKARTA — Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen institusinya merespons cepat setiap laporan dugaan pelanggaran di lingkungan TNI AD. Pernyataan itu keluar setelah ramai di media sosial soal rumah dinas milik oknum TNI yang diduga dipakai sebagai markas judi online.

"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat," kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Maruli menegaskan TNI AD tidak akan menutup mata terhadap laporan semacam itu. Ia menyebut penanganan akan dilakukan secepat mungkin begitu ada aduan masuk.

"Sudah pasti cepat, kalau kita cepat lah," ujarnya.

Penggerebekan di Rumah Dinas Perwira Aktif TNI AD

Kasus yang memicu pernyataan KSAD itu bermula dari penggerebekan sebuah rumah dinas TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, pada Minggu (4/10). Rumah dinas tersebut diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online.

Rumah dinas itu diketahui milik seorang perwira aktif TNI AD. Menurut informasi yang beredar, bangunan tersebut disewakan kepada para pelaku judol.

Dugaan penyewaan rumah dinas untuk aktivitas ilegal inilah yang kemudian menjadi perbincangan luas di media sosial. Publik mempertanyakan pengawasan internal terhadap fasilitas negara yang seharusnya dipakai sesuai peruntukan.

Respons Cepat Jadi Ukuran Penanganan

Dalam pernyataannya, Maruli tidak merinci sanksi apa yang akan dijatuhkan. Ia hanya memastikan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI AD.

Pernyataan KSAD ini menjadi sinyal bahwa institusi akan bergerak begitu ada bukti awal keterlibatan anggota. Respons cepat disebut sebagai ukuran utama dalam menangani kasus semacam ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal jumlah anggota yang diperiksa atau status perwira pemilik rumah dinas di Cijantung tersebut.

Sumber: sumbar.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua