Anthony Hudson Sebut Thailand Antusias Tantang Indonesia di Final ASEAN Cup 2026 di SUGBK
JAKARTA — Pelatih asal Inggris itu menyebut duel nanti berpotensi menyajikan pertandingan menarik bagi kedua kubu. Ia mengaku sudah mengamati laga-laga sebelumnya dan menyadari betapa fanatiknya suporter Indonesia dalam mendukung tim nasional.
"Saya pikir kita bisa mengharapkan pertandingan yang sangat, sangat menarik dan menghibur. Dua tim yang sangat bagus, dengan atmosfer luar biasa di stadion. Kami sudah melihat pertandingan-pertandingan sebelumnya dan tahu betapa fanatik dan bersemangatnya para suporter di sini mendukung tim nasional," kata Hudson.
Jalur Berbeda Menuju Final: Indonesia Menang 9-2, Thailand Kalah dari Filipina
Indonesia melaju ke final dengan momentum berbeda. Skuad asuhan John Herdman menutup fase grup lewat kemenangan 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhirnya.
Thailand justru menelan kekalahan 1-2 dari Filipina di laga terakhir. Kekalahan itu membuat Thailand gagal mencatatkan laju sempurna, tetapi Hudson menilai laga tersebut tetap menguntungkan karena ia bisa merotasi banyak pemain dan mengistirahatkan pemain terbaiknya menjelang final.
Kepastian Thailand lolos ke final didapat pada laga kedua setelah mengalahkan Vietnam 2-0. Hasil itu membuka kesempatan bagi Hudson memberikan menit bermain kepada seluruh pemainnya saat melawan Filipina.
Thailand Tim Pertama yang Pastikan Tiket Final
Hudson menegaskan Thailand adalah tim pertama di kompetisi ini yang memastikan tempat di final. Menurutnya, hal itu bukan perkara mudah karena ia harus melewati grup yang berat, termasuk menghadapi Vietnam yang ia sebut sebagai salah satu tim favorit.
"Pertama-tama, kami adalah tim pertama di kompetisi ini yang memastikan lolos ke final. Kami beruntung bisa melakukan itu di grup yang sangat sulit, karena kami menghadapi salah satu tim favorit, Vietnam," ujarnya.
"Sebagai sebuah tim, kami juga belum mengalahkan Vietnam selama hampir tiga tahun. Jadi, itu merupakan tantangan besar bagi kami. Setelah memastikan lolos ke final setelah dua pertandingan, kami memiliki kesempatan untuk melakukan banyak perubahan dalam tim," tambah dia.
Reuni Dua Pelatih Inggris di Area Teknis
Final nanti bukan pertemuan pertama Hudson dengan Herdman. Keduanya pernah beberapa kali bersua di sepak bola benua Amerika, ketika Hudson menjadi asisten pelatih Gregg Berhalter di Amerika Serikat dan Herdman menjabat pelatih kepala Kanada.
Herdman sendiri mengaku antusias kembali bertemu Hudson setelah kemenangan 9-2 Indonesia atas Bangladesh. Ia menyebut akan menyenangkan bisa berjabat tangan dengan Hudson di area teknis dan melihat dua orang Inggris saling beradu taktik.
Menanggapi komentar itu, Hudson memilih tidak memikirkannya terlalu jauh. Ia menegaskan fokusnya semata pada tim Thailand, para pemain, dan memberikan sesuatu yang bisa dibanggakan suporter pada laga final.
"Mengenai komentar John, saya sebenarnya tidak terlalu memikirkannya. Saya di sini mewakili Thailand. Yang saya pikirkan hanyalah tim Thailand, para pemain, dan memberikan sesuatu yang bisa dibanggakan oleh para suporter besok malam," kata Hudson.