Breaking

35 Kantor Berita Asia Pasifik di Moskow Sepakati Hanoi Tuan Rumah OANA 2027 dan Perluasan Komite Etik

RE
Kamis, 24 September 2026
35 Kantor Berita Asia Pasifik di Moskow Sepakati Hanoi Tuan Rumah OANA 2027 dan Perluasan Komite Etik

MOSKOW — Rapat Dewan Eksekutif ke-58 OANA di Moskow menghasilkan sejumlah keputusan organisasi. Selain menetapkan Hanoi sebagai tuan rumah pertemuan tahunan pada Maret atau April 2027, forum itu menyepakati perluasan susunan komite teknis dan komite etik. Pembaruan teknis situs web organisasi juga dirampungkan sebagai cerminan transformasi digital di tubuh OANA.

Pertemuan dipimpin Presiden OANA Andrey Kondrashov yang juga Direktur Jenderal kantor berita Rusia, TASS. Ia membuka rapat dengan memaparkan agenda organisasi, mulai dari perkembangan global soal maraknya disinformasi hingga laporan keuangan OANA. Seluruh agenda rapat disetujui sebelum pertemuan dilanjutkan ke sesi informal antar-pimpinan kantor berita.

Mengapa 35 Kantor Berita Berkumpul di Moskow

Isu utama yang mengemuka adalah pesatnya disinformasi dan berita palsu di ruang informasi global. Kondrashov menekankan kerja sama lintas kantor berita sebagai jalan keluar. Menurutnya, pertukaran informasi antaranggota OANA menjadi benteng terhadap penyebaran konten menyesatkan.

OANA menaungi kantor berita dari kawasan yang mencakup dua pertiga arus informasi dunia. Posisi itu membuat keputusan organisasi berdampak langsung pada ekosistem informasi global, bukan sekadar urusan internal anggota.

ANTARA Bangun Aliansi dengan Kantor Berita ASEAN

Di sela rapat, LKBN ANTARA menggelar pertemuan informal dengan sejumlah kantor berita ASEAN. Hadir pimpinan Bernama (Malaysia), Philippine News Agency, dan Lao New Agency. Agenda pembicaraan menyangkut penguatan kantor berita ASEAN menghadapi tantangan di kawasan.

Pimpinan Kyodo (Jepang) turut menyampaikan ketertarikan pada gagasan tersebut dan mendukung pertemuan ASEAN + 1. Dukungan itu membuka peluang kerja sama strategik lain di tingkat regional. Dari Nepal, pimpinan kantor berita RSS Sandip Rai menyatakan minat bergabung dalam dialog karena RSS perlu lebih terlihat dalam kerja sama aktif di kawasan.

"Dengan membangun aliansi aktif sesama kantor berita kami jadi sama-sama mengetahui ancaman dan peluang kerja sama di kawasan Asia Pasifik, meski ada perbedaan kepemilikan dari institusi kantor berita masing-masing," kata Dirut ANTARA Benny Butarbutar.

Posisi OANA dan Peran ANTARA Sejak 1961

OANA didirikan 22 Desember 1961 di Bangkok atas inisiatif UNESCO untuk memfasilitasi pertukaran informasi antaranggota di Asia Pasifik. Pertemuan Moskow tahun ini sekaligus merayakan HUT OANA yang ke-65. ANTARA menjadi salah satu anggota pendiri yang bertahan hingga kini.

ANTARA tercatat beberapa kali menjadi tuan rumah Sidang Umum OANA di Jakarta, yakni Sidang Umum ke-4 (1979), ke-7 (1988), dan ke-13 (2007). Jaringan OANA dipakai ANTARA untuk menyalurkan berita yang meningkatkan citra positif dan nation branding Indonesia di panggung internasional.

"Semestinya dengan posisi OANA yang strategis ini, kantor berita se-Asia Pasifik mampu menjadi penentu arus informasi dunia yang benar dan akurat, sehingga kebenaran beritanya menjadi acuan yang sesungguhnya, bukan dari Barat saja. Oleh karena itu anggota OANA memang perlu saling memperkuat ekosistemnya sendiri dulu," kata Benny Butarbutar.

Agenda Hari Kedua: Panel Melawan Disinformasi

Pada hari kedua konferensi, Dirut ANTARA Benny Butarbutar dijadwalkan menjadi pembicara diskusi panel. Panel itu membahas upaya melawan penyebaran disinformasi dan berita palsu di kawasan Asia Pasifik.

Kehadiran ANTARA di Moskow menegaskan peran strategis kantor berita nasional Indonesia di panggung global. Lewat jaringan OANA, ANTARA memperluas distribusi konten berita tentang Indonesia kepada audiens global melalui kanal kantor berita mitra.

Sumber: sumbar.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua