Breaking

TMMD ke-129 di Bojonegoro Rampung, Warga Kesongo Harap Silaturahmi dengan TNI Terus Terjaga

FE
Jumat, 14 Agustus 2026
TMMD ke-129 di Bojonegoro Rampung, Warga Kesongo Harap Silaturahmi dengan TNI Terus Terjaga
Warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menghadiri upacara penutupan TMMD ke-129 pada Jumat (14/8/2026).

BOJONEGORO — Raut haru menyelimuti penutupan TMMD ke-129 di Desa Kesongo. Kebersamaan yang terjalin selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi warga Kecamatan Kedungadem.

Sahlan mengungkapkan, banyak keteladanan yang ditorehkan para prajurit selama bergotong royong membangun desa. Hal ini dinilai akan membekas lama di hati masyarakat setempat.

"Kami tentunya mengharapkan silaturahmi tetap berjalan, dan kami akan selalu menyambut dengan hangat apabila mereka datang kembali ke tempat kami," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (14/8/2026).

Rest Area Perbatasan Jadi Over Prestasi TMMD

Di luar program utama, Satgas TMMD membangun rest area terpadu di jalur perlintasan Kesongo menuju Sukorame, Lamongan. Lokasinya dinilai strategis untuk menggerakkan ekonomi warga lintas kabupaten.

Fasilitas yang disediakan terbilang lengkap. Mulai dari MCK modern, musholla, lapak khusus pelaku UMKM, hingga area parkir kendaraan yang luas.

"Saat ini masyarakat sudah mulai memanfaatkan hasil-hasil dari program TMMD ini," kata Sahlan.

Rincian Pembangunan Fisik Sepanjang Satu Bulan

Program bertema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" ini menuntaskan sejumlah proyek vital. Berikut rincian capaian utamanya:

  • Jalan cor beton: total panjang 1,04 kilometer dengan lebar 3 meter, tersebar di Dusun Mundu (490 meter) dan Dusun Kedungpandan (550 meter).
  • Rehabilitasi RTLH: sebanyak 9 unit Rumah Tidak Layak Huni diperbaiki total untuk warga kurang mampu.
  • Fasilitas air bersih: satu titik sumur bor dibangun lengkap dengan sistem perpipaan.
  • Normalisasi sungai: aliran sungai afvoer ditata untuk mencegah potensi banjir luapan.
  • Pendidikan: empat ruang kelas gedung sekolah direhabilitasi demi kenyamanan belajar anak-anak.

Perbaikan Jembatan dan Dampak Jangka Panjang

Kehadiran Satgas TMMD juga mencatatkan over prestasi berupa perbaikan jembatan desa. Infrastruktur ini menjadi penghubung utama aktivitas warga menuju area persawahan dan perkampungan.

Sahlan menegaskan, manfaat program tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang. Mobilitas warga dan distribusi hasil bumi dipastikan semakin lancar berkat akses jalan baru yang lebih layak.

"Kegiatan TMMD ini akan selalu dikenang. Meski programnya sudah berakhir, manfaatnya akan terus dirasakan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Kedungadem," pungkasnya.

Sumber: investigasi.news

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua