SOLOK — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Hj. Neri Eka Putri, menyerahkan bantuan masker tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal. Penyerahan ini menjadi bentuk sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Solok dalam menghadapi dampak kabut asap karhutla yang berpotensi mengganggu kesehatan warga.
Bantuan masker ini menyasar masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. BPJS Kesehatan menilai kelompok tersebut paling rentan terpapar asap karhutla.
Mengapa Masker Dibutuhkan di Tengah Kabut Asap Karhutla
Kabut asap akibat karhutla dapat menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan. Warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan berisiko mengalami keluhan kesehatan jika tidak memakai pelindung.
Neri mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Warga juga diharapkan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
"Bantuan masker ini merupakan bentuk kepedulian BPJS Kesehatan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak asap," ujar Neri.
Ia juga meminta warga segera mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) apabila mengalami keluhan kesehatan.
"Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan," tambahnya.
Dinas Kesehatan Kota Solok Salurkan Masker Sesuai Kebutuhan Lapangan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal, menyampaikan apresiasi atas bantuan masker dari BPJS Kesehatan Cabang Solok. Bantuan itu dinilai mendukung upaya pemerintah daerah melindungi warga, khususnya kelompok yang membutuhkan perlindungan dari paparan asap.
"Masker yang diterima selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Dinas Kesehatan Kota Solok sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan," kata Ardinal.
Penyaluran masker akan disesuaikan dengan kebutuhan warga di wilayah yang paling terdampak kabut asap. Dinas Kesehatan Kota Solok akan menentukan prioritas penerima berdasarkan kondisi di lapangan.
Sinergi BPJS Kesehatan dan Pemkot Solok
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari pelaksanaan OSR Tanggap Bencana BPJS Kesehatan. Program tersebut dirancang untuk mendukung perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap karhutla.
Kolaborasi lintas sektor antara BPJS Kesehatan Cabang Solok dan Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Kesehatan diharapkan terus diperkuat. Kerja sama ini penting menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat.
BPJS Kesehatan Cabang Solok berharap manfaat OSR dapat dirasakan langsung oleh warga. Bantuan ini juga menjadi bagian dari kontribusi BPJS Kesehatan dalam mendukung lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.