PADANG PANJANG — Rencana pengembangan SPKLU di lingkungan Kantor Wali Kota Padang Panjang dibahas dalam pertemuan antara PLN ULP Padang Panjang dan Pemerintah Kota Padang Panjang, Rabu (16/9). Hadir dalam koordinasi tersebut Wakil Wali Kota Padang Panjang Alex Saputra, Asisten I Wali Kota I Putu Venda, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Bukittinggi Yulius Ferianto, serta Manager ULP Padang Panjang Edri Wahyuni.

Pertemuan itu membahas kebutuhan, kesiapan, dan dukungan yang diperlukan untuk menyiapkan pengembangan SPKLU di lingkungan Kantor Wali Kota. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk memperluas akses layanan pengisian daya bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik di Padang Panjang.

Sinergi PLN dan Pemda Jadi Kunci Penyiapan Infrastruktur

General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini menegaskan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik membutuhkan kerja sama antara PLN dan pemerintah daerah. Penyesuaian dengan kebutuhan wilayah menjadi pertimbangan utama.

"PLN terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan infrastruktur kelistrikan yang mendukung kebutuhan masyarakat. Rencana pengembangan SPKLU di lingkungan Kantor Wali Kota Padang Panjang menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses layanan pengisian kendaraan listrik sekaligus mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah," kata Ririn.

Pengembangan SPKLU disebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses pengisian daya yang lebih mudah dan praktis. Infrastruktur ini diharapkan mendukung pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik sekaligus memperkuat kesiapan daerah menyambut mobilitas berbasis listrik.

PLN dan Pemkot Samakan Langkah Sebelum Penentuan Titik

Manager ULP Padang Panjang Edri Wahyuni menyatakan koordinasi dengan Pemkot Padang Panjang diperlukan untuk menyamakan langkah dalam menyiapkan rencana pengembangan SPKLU. Aspek teknis dan dukungan pendukung menjadi bagian yang dipersiapkan.

"Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya PLN bersama Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menyiapkan pengembangan SPKLU yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh akses pengisian daya kendaraan listrik. Kami akan terus berkoordinasi agar setiap kebutuhan teknis dan dukungan yang diperlukan dapat dipersiapkan dengan baik," ujar Edri.

PLN ULP Padang Panjang akan terus mengawal komunikasi dengan Pemkot Padang Panjang dalam pembahasan rencana tersebut. Kolaborasi antarpihak disebut penting untuk memastikan aspek teknis, lokasi, dan kebutuhan pendukung lainnya sesuai kondisi di lapangan.

Dampak ke Aktivitas Ekonomi Pendukung

Selain mendukung kebutuhan mobilitas, pengembangan SPKLU berpotensi memperkuat aktivitas yang berkaitan dengan ekosistem kendaraan listrik. Kemudahan akses pengisian daya diharapkan turut mendukung tumbuhnya layanan dan aktivitas ekonomi pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.

Manfaat langsung diarahkan bagi masyarakat Kota Padang Panjang, terutama pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan akses pengisian daya lebih mudah. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi bagian dari dukungan PLN dan Pemkot Padang Panjang terhadap pertumbuhan mobilitas listrik di daerah.

Reporter: Redaksi