PANDEGLANG — Penghentian operasi diumumkan langsung Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang. Sepanjang operasi berlangsung, tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Termasuk pada hari terakhir pencarian, tim tidak berhasil menemukan objek yang dicari. Penyisiran melibatkan 523 personel SAR gabungan dengan luas jangkauan mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi.
13 Objek Terapung Ditemukan, Tak Ada yang Terhubung KM Arupadatu I
Selama operasi, tim SAR sempat menemukan 13 objek terapung di laut. Namun seluruh material itu telah diverifikasi oleh Ditpolairud Polda Banten dan dipastikan tidak terhubung dengan fisik maupun kelengkapan KM Arupadatu I.
"Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan," kata Andra Soni.
Pencarian Bisa Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk Baru
Pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan operasi pencarian dan evakuasi dapat dibuka kembali sewaktu-waktu. Syaratnya, ada petunjuk baru atau laporan terkonfirmasi dari masyarakat.
Gubernur Banten menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR gabungan. Apresiasi juga diberikan kepada insan pers yang terus mengawal pemberitaan dan pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut.
"Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindak lanjuti dan terimakasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini," kata Andra Soni, sekaligus menutup konferensi pers.