Antusiasme Warga Padang Naikkan Kunjungan KRI Teluk Kendari Jadi 300 Orang per Hari, Openship Diperpanjang

Antrean warga dan pelajar terlihat mengular di dermaga Pelabuhan Teluk Bayur untuk menaiki KRI Teluk Kendari-518 pada hari pertama perpanjangan open ship, Jumat (14/8/2026).
Penulis: Regan
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:21:32 WIB

PADANG — Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 resmi memperpanjang masa kunjungan umumnya di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Kapal yang semula dijadwalkan berlabuh untuk publik hingga 7 Agustus 2026 itu kini akan tetap terbuka bagi pengunjung hingga 15 Agustus 2026.

Keputusan perpanjangan diambil menyusul tingginya animo masyarakat yang ingin melihat dari dekat kapal perang tipe pendarat tank (Landing Ship Tank/LST) kelas Teluk Bintuni tersebut.

Rata-rata 300 Pengunjung per Hari

Berdasarkan catatan di lokasi, jumlah kunjungan masyarakat mencapai rata-rata 300 orang per hari selama masa open ship berlangsung. Angka ini menjadi dasar perpanjangan waktu operasional kapal untuk publik.

Pada Jumat (14/8/2026), terlihat sejumlah pelajar mengantre untuk menaiki kapal perang tersebut. Mereka tampak antusias menyaksikan langsung kesiapan alutsista Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

Kapal Angkut Tank Andalan TNI AL

KRI Teluk Kendari-518 merupakan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) yang masuk dalam kelas Teluk Bintuni. Kapal ini dirancang khusus untuk mengangkut kendaraan tempur, tank, serta membawa pasukan dalam jumlah besar.

Kehadiran kapal perang di ibu kota Sumatera Barat ini menjadi momen langka bagi warga sipil untuk mengenal lebih dekat kecanggihan armada laut Indonesia. Biasanya, akses untuk memasuki kapal perang sangat terbatas dan hanya diperbolehkan bagi personel militer atau acara resmi kenegaraan.

Open Ship Jadi Sarana Edukasi Bagi Pelajar

Kegiatan open ship ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda. Para pelajar yang hadir mendapatkan kesempatan untuk berkeliling kapal, melihat langsung ruang kemudi, geladak pendarat, hingga perlengkapan navigasi yang digunakan prajurit.

Antrean panjang terlihat sejak pagi di area dermaga. Pihak pengelola kapal tampak memberlakukan sistem antrean bergilir agar seluruh pengunjung yang hadir dapat menikmati suasana di dalam kapal dengan aman dan tertib.

Dengan perpanjangan waktu ini, masyarakat yang belum sempat berkunjung pada pekan pertama masih memiliki kesempatan hingga akhir pekan nanti untuk merasakan pengalaman naik kapal perang TNI AL secara langsung.

Reporter: Regan