PLN Siapkan Jaringan Listrik untuk 324 Hunian Tetap Korban Bencana di Padang, Target Rampung November 2026

PLN UP3 Padang meninjau kesiapan jaringan listrik untuk 324 unit hunian tetap korban bencana di Padang.
Penulis: Sindi
Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:58:01 WIB

PADANG — Ratusan keluarga korban bencana di Kota Padang mendapat kepastian baru. Aliran listrik akan langsung tersedia begitu mereka menempati rumah baru di kawasan hunian tetap (huntap) yang tengah dibangun pemerintah.

PLN UP3 Padang berkomitmen memasang jaringan listrik untuk 324 unit rumah yang tersebar di dua kelurahan. Sebanyak 183 unit sedang disiapkan lahannya di Kampung Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, sementara 141 unit lainnya sudah memasuki tahap pembangunan fisik di Bumi Perkemahan Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang.

90 Rumah di Koto Tangah Sudah Berdiri

Progres pembangunan di Koto Tangah menunjukkan hasil signifikan. Dari total 141 unit yang direncanakan pada tahap pertama, sekitar 90 unit rumah telah terbangun dan ditargetkan rampung seluruhnya pada November 2026.

Peninjauan lapangan dilakukan Selasa (11/8) oleh jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Kota Padang, serta perwakilan PLN UP3 Padang. Rombongan dipimpin Staf Ahli Kementerian PKP Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan dan Tata Ruang Teddy Paul H. Siagian dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.

Listrik Bukan Sekadar Penerangan, tapi Modal Usaha

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menegaskan bahwa penyambungan listrik di huntap dirancang untuk mendorong pemulihan ekonomi warga, bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

"Bagi PLN, menghadirkan listrik di kawasan hunian tetap bukan sekadar menyiapkan jaringan dan gardu, tetapi memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, aman, dan produktif," ujar Ririn.

Dengan ketersediaan energi yang andal, warga diharapkan dapat menjalankan aktivitas harian seperti memasak, mendampingi anak belajar, hingga membuka peluang usaha kecil dari rumah. Ririn menambahkan, proses pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pembangunan fisik, melainkan juga membangun kembali mata pencaharian warga.

Kolaborasi Lintas Instansi untuk Percepatan Huntap

Kesiapan lahan dan infrastruktur menjadi perhatian utama dalam peninjauan tersebut. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Pertanahan Kota Padang turut dilibatkan untuk memastikan tidak ada kendala administrasi yang menghambat proses pembangunan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan rumah yang layak huni sekaligus lingkungan yang siap mendukung aktivitas warga secara berkelanjutan. Bagi PLN, dukungan kelistrikan menjadi fondasi agar masyarakat dapat kembali bekerja, belajar, dan menata kehidupan mereka setelah bencana melanda.

Reporter: Sindi